Ketua DPRD Kabupaten Balangan, Linda Wati, menyoroti vitalnya kerja sama lintas sektor dalam agenda Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027. Kegiatan strategis ini berlangsung di Gedung Mahligai Mayang Maurai, Paringin, pada Senin (30/3/2026).
Dalam forum tersebut, Linda Wati menjelaskan bahwa Musrenbang merupakan tahapan krusial untuk merumuskan arah kebijakan daerah. Upaya ini bertujuan agar pembangunan yang dirancang lebih terstruktur, sistematis, dan memiliki keberlanjutan jangka panjang.
Linda Wati berharap setiap program yang disusun dalam perencanaan ini benar-benar menitikberatkan pada kepentingan publik. Selain itu, ia menginginkan agar program tersebut mampu menjawab berbagai tantangan serta kebutuhan nyata yang dihadapi masyarakat di lapangan.
Ia memandang Musrenbang sebagai instrumen penting untuk menyelaraskan persepsi antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat. Penyelarasan ini diperlukan guna mematangkan penentuan skala prioritas pembangunan daerah.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa koordinasi antara fungsi legislatif dan eksekutif harus diperkuat. Hal ini menjadi kunci utama agar seluruh rangkaian pembangunan, mulai dari fase perencanaan hingga implementasi di lapangan, dapat berjalan secara optimal dan tepat sasaran.
Linda Wati juga mengingatkan pentingnya sikap selektif dalam mengkurasi usulan pembangunan. Fokus utama harus diarahkan pada sektor pelayanan dasar yang menyentuh langsung kehidupan warga, khususnya pada bidang infrastruktur, pendidikan, serta kesehatan.
Melalui hasil Musrenbang RKPD 2027 ini, Linda Wati optimis akan tercipta landasan kuat untuk mendorong pemerataan pembangunan di seluruh wilayah. Tujuan akhirnya adalah meningkatkan standar kesejahteraan bagi masyarakat di Kabupaten Balangan secara signifikan.
Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh jajaran pemangku kepentingan yang memberikan berbagai masukan konstruktif. Partisipasi aktif ini menjadi bagian dari proses integratif dalam menyusun rencana pembangunan daerah untuk periode mendatang.