Anggota DPRD sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Balangan, Sri Huriyati Hadi, memberikan apresiasi mendalam terhadap inisiatif jaminan pendidikan bagi anak yatim yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Balangan.
Program yang dijadwalkan mulai berjalan pada 1 Juli 2026 tersebut dirancang untuk mengawal jenjang pendidikan anak yatim, mulai dari tingkat Sekolah Dasar hingga perguruan tinggi. Langkah ini dipandang sebagai manifestasi nyata kepedulian otoritas daerah terhadap keberlangsungan masa depan generasi muda di wilayah tersebut.
Sri Huriyati Hadi menilai kebijakan strategis di bawah kepemimpinan Bupati Balangan, Abdul Hadi, merupakan solusi konkret bagi masyarakat. Menurutnya, intervensi pemerintah ini memastikan anak-anak yatim tetap mendapatkan akses edukasi yang berkualitas tanpa perlu terbebani oleh batasan ekonomi keluarga.
Program ini diyakini mampu menjadi tumpuan baru bagi anak yatim di Balangan untuk terus mengejar cita-cita hingga jenjang pendidikan tinggi. Hal ini diharapkan dapat memutus rantai keterbatasan dan membuka peluang bagi mereka untuk meraih kehidupan yang lebih sejahtera di masa depan.
“Inisiatif ini sangat positif karena merefleksikan perhatian serius pemerintah terhadap nasib anak-anak yatim. Sektor pendidikan adalah investasi jangka panjang yang sangat krusial dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten,” ujar Sri Huriyati Hadi pada Sabtu (23/05/2026).
Ia menekankan pentingnya aspek keberlanjutan dan ketepatan sasaran dalam implementasi kebijakan tersebut. Sri Huriyati Hadi berharap penyaluran bantuan pendidikan ini benar-benar menjangkau mereka yang membutuhkan sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal.
Selain itu, ia juga mendorong seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung kesuksesan program ini. Melalui kolaborasi yang kuat, diharapkan Kabupaten Balangan mampu melahirkan generasi muda yang unggul, mandiri, serta memiliki daya saing tinggi di kancah yang lebih luas.