Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Balangan, Nor Sita Maulida, memberikan perhatian serius terhadap fenomena video viral yang melibatkan salah satu figur media sosial asal daerah tersebut. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan kolektif dalam memitigasi dampak konten digital, terutama bagi kalangan remaja dan anak-anak.
Nor Sita Maulida menyatakan keprihatinannya atas maraknya persebaran konten yang dianggap tidak selaras dengan norma di ruang publik. Mengingat akses media sosial saat ini sangat terbuka bagi generasi muda, ia mengingatkan bahwa setiap informasi yang dikonsumsi secara digital memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan pola pikir dan perilaku mereka.
Sebagai representasi legislator muda, sosok yang akrab disapa Lida ini menegaskan bahwa masyarakat Balangan memiliki identitas kuat yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama, kebudayaan, dan etika sosial. Oleh karena itu, ia mengimbau para pengguna media sosial untuk lebih bijaksana dalam mengunggah konten dengan mempertimbangkan konsekuensi sosial yang mungkin ditimbulkan.
Lebih lanjut, Nor Sita Maulida menyoroti krusialnya peran Pemerintah Kabupaten Balangan dalam menginisiasi edukasi literasi digital. Selain itu, diperlukan pengawasan yang lebih intensif terhadap peredaran konten yang berpotensi memicu keresahan masyarakat. Menurutnya, langkah ini bukan bentuk pembatasan kreativitas, melainkan upaya bersama dalam menjaga ekosistem digital agar tetap kondusif bagi tumbuh kembang pemuda.
Ia juga mendorong lahirnya kebijakan daerah yang bersifat preventif melalui program pembinaan dan sosialisasi yang masif. Langkah ini diharapkan mampu memproteksi generasi muda Balangan dari paparan pengaruh negatif di dunia maya.
Guna menciptakan lingkungan sosial yang aman dan beretika, Nor Sita Maulida berharap sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, hingga institusi keluarga dapat terus diperkuat. Kerja sama lintas sektor tersebut diyakini mampu menjaga marwah moral dan budaya Balangan di tengah arus modernisasi dan perkembangan teknologi informasi yang pesat.