Dalam upaya optimalisasi standar keamanan dan kelayakan konsumsi pangan di wilayahnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin telah melaksanakan kegiatan strategis. Melalui Kelompok Kerja Kesehatan Lingkungan di bawah Bidang Kesehatan Masyarakat, instansi tersebut menyelenggarakan Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji yang ditujukan spesifik kepada para Penjamah Pangan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Kegiatan edukatif yang berlangsung di Aula Kantor Dinkes Sabtu (18/10) ini bertujuan untuk mendorong terciptanya pelayanan pangan yang lebih higienis, sehat, dan terjamin keamanannya bagi masyarakat.
PLT Kepala Dinas Kesehatan, H.M. Ramadhan, dalam sambutan resminya, secara tegas mengemukakan bahwa dimensi keamanan pangan merupakan aspek fundamental yang wajib diindahkan oleh seluruh pelaku usaha kuliner, terutama yang bergerak pada segmen penyediaan makanan siap saji.
“Pada hari ini, 100 dari total 1.000 tenaga SPPG yang terdata di Banjarmasin mengikuti sesi pelatihan secara luring tatap muka langsung, dan akan disusul oleh 900 peserta lainnya melalui platform daring (online),” ungkap beliau usai meninjau pelaksanaan pelatihan tersebut.
Ramadhan menjelaskan lebih lanjut bahwa inisiatif ini berfungsi sebagai sarana diseminasi pengetahuan dan standar tata laksana pengolahan makanan yang bersumber dari program kebijakan Pemerintah Pusat.
Secara komprehensif, melalui agenda pelatihan ini, pihak Dinkes Banjarmasin berupaya menjamin agar seluruh penjamah pangan memiliki pemahaman mendalam mengenai urgensi pemeliharaan higienitas dan keamanan selama proses pengolahan.
“Makanan yang terjamin kesehatan dan kebersihannya merupakan pilar esensial bagi fondasi kesehatan masyarakat secara keseluruhan,” tegasnya.
Beliau juga menekankan, kegiatan semacam ini tidak semata-mata diarahkan pada peningkatan kapabilitas teknis para partisipan, melainkan juga menanamkan kesadaran akan tanggung jawab etis dan sosial mereka dalam menjaga kesejahteraan dan kesehatan publik.