Anemia merupakan permasalahan gizi mikro yang terjadi di seluruh belahan dunia, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. WHO menyebutkan bahwa anemia merupakan salah satu dari sepuluh masalah kesehatan terbesar, meskipun begitu kemajuan dalam penurunan angka kejadian (prevalensi) masih dinilai sangat rendah.
Hasil pemeriksaan Tim Kesehatan RS Aveciena Medika tahun 2022, didapatkan data bahwa pada siswa kelas X SMK Telkom Banjarbaru terdapat 2,3% wanita mengalami anemia. Sementara itu, hasil pemeriksaan berkala Puskesmas Sungai Besar Kecamatan Banjarbaru Utara pada bulan Februari 2023 didapatkan sekitar 15% siswi SMK Telkom Banjarbaru mengalami gejala anemia. Dengan kondisi tersebut, diperlukan upaya yang sistematik dan berkelanjutan, dengan mengoptimalkan kualitas UKS melalui edukasi dan pelatihan kader-kader UKS.
”Gayung bersambut, kami juga akan mengoptimalkan siswa untuk bisa deteksi anemia” kata Fahriansyah selaku Waka Kesiswaan SMK Telkom Banjarbaru. Kegiatan diselenggarakan pada tanggal 21 Juni 2023, diikuti oleh 20 anggota PMR yang juga sebagai kader UKS dan satu orang guru pendamping.
”Anemia banyak terjadi pada siswa perempuan, karena mereka mengalami menstruasi yang dapat menyebabkan anemia” tutur dr. Dona Marisa M.Biomed selaku narasumber. ”Anemia dapat menurunkan semangat dan konsentrasi dalam belajar, sehingga dapat menurunkan nilai secara akademi” tuturnya.
Selain anemia, hipertensi juga menjadi materi pada pelatihan ini. ”Hipertensi disebut sebagai pembunuh dalam sepi” demikian kata dr. Noor Muthmanainan, M.Sc memulai materinya. ”Saat ini hipertensi tidak hanya ditemukan pada usia diatas 40 tahun, tetapi usia muda juga banyak yang menderita hipertensi” lanjutnya.

Pada kesempatan tersebut, siswa juga diberikan pelatihan cara mengukur Hb dan tekanan darah. ”Kegiatan asyik banget, agak-agak takut karena dicucuk dengan jarum” kata Hilman salah satu peserta. ”Biasanya kami menggunakan tensi digital, tetapi hari diajari cara mengukur tekanan darah secara manual” lanjut Gusti Nindi siswa SMK Telkom Banjarbaru.
”Kami sangat berterima kasih kepada Tim Program Dosen Mengabdi ULM yang telah memberikan ilmunya, semoga bermanfaat” kata Rizal Hafiz, S.Kom selaku pembina seraya menutup rangkaian acara tersebut.