Guna memperkuat sektor agraris di daerah, Komisi II DPRD Kabupaten Balangan melakukan kunjungan kerja ke Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas. Agenda ini difokuskan pada koordinasi serta konsultasi mengenai berbagai inisiatif unggulan yang telah terbukti efektif dalam memajukan kualitas dan pengembangan pertanian di wilayah tersebut.
Delegasi yang hadir dalam pertemuan tersebut meliputi Hanil, Ibus, Arbani, Hayatuddin, Syaibani, Nur Fariani, dan Baihaki. Rombongan legislatif dari Bumi Sanggam ini disambut secara langsung oleh jajaran Dinas Pertanian Kapuas dalam forum yang berlangsung komunikatif untuk saling bertukar gagasan dan pengalaman.
Dalam diskusi tersebut, pihak Dinas Pertanian Kapuas mempresentasikan sepuluh program prioritas yang tengah dijalankan. Dari pemaparan tersebut, Komisi II mengidentifikasi sejumlah strategi yang dinilai memiliki potensi besar untuk diadopsi dan diimplementasikan di Kabupaten Balangan.
Nur Fariani, salah satu anggota Komisi II, menyoroti beberapa poin krusial yang patut dicontoh, di antaranya optimalisasi pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) untuk mempermudah distribusi hasil panen, perluasan lahan produktif melalui program cetak sawah, serta pemberdayaan Rumah Potong Unggas (RPU) sebagai instrumen peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kami juga memberikan perhatian khusus pada program budidaya alternatif tanaman cabai. Langkah ini dinilai strategis dalam menekan angka inflasi daerah, baik melalui pengelolaan kelompok tani maupun pemberdayaan skala rumah tangga,” ungkap Nur Fariani saat dikonfirmasi pada Jumat (27/3/2026).
Meski demikian, terdapat beberapa program yang dianggap tidak relevan untuk diterapkan di Balangan karena faktor komoditas endemik setempat, seperti pengembangan nanas Kapuas dan peningkatan produksi beras varietas Anjir yang merupakan ciri khas geografis Kapuas.
Melalui kunjungan ini, DPRD Kabupaten Balangan berkomitmen untuk menjadikan informasi yang didapat sebagai referensi dalam merumuskan kebijakan pertanian yang lebih inovatif dan tepat guna. Sinergi lintas daerah ini diharapkan mampu mendorong kemandirian pangan serta meningkatkan taraf hidup para petani di Kabupaten Balangan secara berkelanjutan.